Selasa, 15 November 2016

KAYU GALIH DADAP SEREP

Galih gandul kayu Dadap Serep
Gagak Handoko.
Hanya tersedia mata cincin dan liontinya saja.
Bisa dipush untuk gelang.

Minat langsung saja ke
Whatsapp/bbm/line/call/sms
* 087841491999
* 082310191999

Whatsapp active: 087841491999

Mail: serpihanserbukjiwa@gmail.com


Atau bisa kunjungi stand galeri kami
Serpihan Serbuk Jiwa
Jupiter Art Yogyakarta di Piramid Square
Jalan parangtritis km: 5
Yogyakarta.
Yang lagi liburan dijogja
Monggo pinarak lurr...
Buka setiap hari
Dari jam 12-7 malam.

Tuah galih dadap srep
- Keselamatan mutlak;
- kebal devensif (dlm kondisi darurat)
- kewibawaan
- karisma
- penguat stamina
- anti sihir gendam menetralisir energy negatif,
- junjung drajat
- pengobatan alternatif






Minat langsung saja ke
Whatsapp/bbm/line/call/sms
* 087841491999
* 082310191999

Whatsapp active: 087841491999

Mail: serpihanserbukjiwa@gmail.com

Atau bisa kunjungi stand galeri kami
Serpihan Serbuk Jiwa
Jupiter Art Yogyakarta di Piramid Square
Jalan parangtritis km: 5
Yogyakarta.
Yang lagi liburan dijogja
Monggo pinarak lurr...
Buka setiap hari
Dari jam 12-7 malam.


Galih Dadap Serep mati ngurak
Pantai Selatan Parangtritis.
Produk menyusul

Minat langsung saja ke
Whatsapp/bbm/line/call/sms
* 087841491999
* 082310191999
Whatsapp active: 087841491999
Mail: serpihanserbukjiwa@gmail.com






Whatsapp active: 087841491999

Mail: serpihanserbukjiwa@gmail.com



RING KAYU LANGKA

Ring Kayu Songgo langit mati ngurak.
Minat langsung saja ke
Whatsapp/line/bbm/call/sms
* 087841491999
* 082310191999

Whatsapp active: 087841491999

Mail: serpihanserbukjiwa@gmail.com

Atau bisa kunjungi stand Galeri
Serpihan Serbuk Jiwa
Jupiter Art Yogyakarta di Piramid Square
Jl. Parangtritis km: 5
Yogyakarta.
Buka dr jam 12-7 malam
Monggo pinarak lurr.
Galeri sudah dibuka.

Tersedia jenis ring kayu yang lain silahkan hubungi no diatas





Ring Kayu ukuran cewe size 5
Dari kayu Sekar Jagad

Minat langsung saja
Whatsapp/line/bbm/call/sms
* 087841491999
* 082310191999

Whatsapp active: 087841491999

Mail: serpihanserbukjiwa@gmail.com


Atau bisa kunjungi stand Galeri
Serpihan Serbuk Jiwa
Jupiter Art Yogyakarta di Piramid Square
Jl. Parangtritis km: 5
Yogyakarta.
Buka dr jam 12-7 malam
Monggo pinarak lurr.
Galeri sudah dibuka.


Tersedia jenis ring kayu yang lain silahkan hubungi no diatas




Minat langsung saja
Whatsapp/line/bbm/call/sms
* 087841491999
* 082310191999

Whatsapp active: 087841491999

Mail: serpihanserbukjiwa@gmail.com


Atau bisa kunjungi stand Galeri
Serpihan Serbuk Jiwa
Jupiter Art Yogyakarta di Piramid Square
Jl. Parangtritis km: 5
Yogyakarta.
Buka dr jam 12-7 malam
Monggo pinarak lurr.
Galeri sudah dibuka.


Tersedia jenis ring kayu yang lain silahkan hubungi no diatas
Whatsapp active: 087841491999

Mail: serpihanserbukjiwa@gmail.com


TASBIH KAYU LANGKA UKURAN BESAR

Tasbih Big size untuk pajangan rumah, kantor dan lain2.
Dari Galih Kayu Klumpret
SULTAN AGUNG.
Minat langsung saja ke
Whatsapp/line/bbm/call/sms
* 087841491999
* 082310191999
Pin BB: 5774c0fd

Atau bisa kunjungi stand Galeri
Serpihan Serbuk Jiwa
Jupiter Art Yogyakarta di Piramid Square
Jl. Parangtritis km: 5
Yogyakarta.

Monggo pinarak lurr
Tersedia juga jenis kayu yang lain
langsung hubungi no diatas







Whatsapp/line/bbm/call/sms
* 087841491999
* 082310191999
Pin BB: 5774c0fd

Atau bisa kunjungi stand Galeri
Serpihan Serbuk Jiwa
Jupiter Art Yogyakarta di Piramid Square
Jl. Parangtritis km: 5
Yogyakarta.

Monggo pinarak lurr
Tersedia juga jenis kayu yang lain
langsung hubungi no diatas


KERIS KAYU LANGKA

Keris Full Kayu Tesek Wulung.
Gayaman Jogja.
Deder/hulu: Kayu Drini Pantai Selatan.
Bisa trima pesanan senjata tajam dari kayu
Seperti mandau, badik, kujang, clurit dan
Lain2 silahkan hubungi no dibawah.
Minat langsung saja ke
Whatsapp/bbm/line/call/sms
* 087841491999
* 082310191999
Pin BBM: 5774c0fd
Atau bisa kunjungi stan Galeri kami
Serpihan Serbuk  Jiwa
Jupiter Art Yogyakarta di Piramid Square
Jalan parangtritis km: 5
Yogyakarta.
Monggo pinarak lurrr....






Warangka gayaman Jogja
Kayu Tesek Wulung atau kayu yg lain
Bisa request.
Minat lqngsung saja ke
Whatsapp/bbm/line/call/sms
* 087841491999
* 082310191999
Pin BBM: 5774c0fd




Tongkat komando isi tombak
Garap sepuh atau kamardikan bisa request.
Foto kayu tesek dan tombak junjung drajat kamardikan.
Minat langsung saja ke
Whatsapp/line/bbm/call/sms
* 087841491999
* 082310191999
Pin BBM: 5774c0fd






https://serpihanserbukjiwa.blogspot.co.id/2016/04/aneka-badi-senjata-adat-sulawesi-dengan.html

Bisa trima pesanan senjata tajam dari kayu
Seperti mandau, badik, kujang, clurit dan
Lain2 silahkan hubungi no dibawah.

Minat langsung saja ke
Whatsapp/bbm/line/call/sms
* 087841491999
* 082310191999
Pin BBM: 5774c0fd
Atau bisa kunjungi stan Galeri kami
Serpihan Serbuk  Jiwa
Jupiter Art Yogyakarta di Piramid Square
Jalan parangtritis km: 5
Yogyakarta.
Monggo pinarak lurrr....




PENDEKAR TROJAN EMAS Chapter 26

PENDEKAR TROJAN EMAS

Chapter 26
APAKAH YANG TERJADI DENGANKU...???

Kulepas baju Zirahku
Kutanggalkan pedangku.
aku berhenti mengejar kekuasaan
Hanya satu inginku
Untuk kedamaian dan
Ketenangan hatiku.
Cahaya memantul menerpa mukaku.
Aku yakin waktu akan merubah
Semua kisah yang ada.
Hingga Tuhan hinggap dihati
Setiap manusia.
Abadi selamanya dalam
Setiap hembusan nafas hanya ada
Dia dan aku.
"Kubuka mata silau cahaya memancar...
Apa yang terjadi denganku...???
Apa ini yg menempel pada tubuhku..??
Dimana aku...???
Seseorang melihatku kemudian berlari
Memanggil datanglah beberapa orang memegangku dan seperti memeriksaku.
Menyenter mataku dengan cahaya menyuruhku membuka mulut.
Dan aku sama sekali tidak mengerti bahasanya.
Aku duduk dari ranjang.
Aku coba menggerakan anggota badanku
Sepertinya aku tidak cukup kuat
Dan aku sangat lelah dan lemas.
"Kulihat dibalik jendela sebuah pemandangan laut yang indah. Cahaya menyinarinya dengan
Cukup terangnya.
Sesorang membuka pintu.
Kemudian memandangku.
Seorang perempuan.
Dia berkata padaku.
Tapi sungguh aku tidak mengerti apa
Yang dia ucapkan.
Kemudian dia memanggil temanya.
Seorang perempuan juga
Kemudian berbicara
Dia sepertinya mencoba berbicara denganku.
Dia melayangkan beberapa bahasa dari
Mulutnya...
Hingga aku mulai mengerti
Ada sebuah bahasa yang dia ucapkan
Sama dengan bahasaku.
Begini katanya...
Apa kamu baik-baik saja...???
Kamu dari mana...???
Apa kamu orang disini...???
Kemudian aku menjawab aku baik
Beberapa bagian tubuhku masih sedikit sakit
Aku dari Vegetable Kingdoom.
Aku pastilah bukan orang disini.
Kemudian dia menggandeng tangan temanya
Dan mulai berbicara denganya.
Sekar laki-laki ini orang Inggris
Bahasanya menunjukan bahwa orang ini
Bahasa inggris.
Dan dia dari kerajaan Tumbuhan.
Kenapa bisa orang Inggris ini
Tiba-tiba muncul tepat di depan mobilku
Dengan bajunya yang aneh.
Entahlah sekar...
Ayok kita tanyain lagi.
Kemudian perempuan itu menanyaiku lagi
Siapa namamu...???
Dimana itu vegetable kingdoom...???
Apa tujuan kamu kemari ..???
Kemudian aku menjawab.
Aku Pangeran Jambu
Vegetable kingdoom adalah kerajaan masa depan yang masih tersisa di muka bumi.
Kerajaan yang dibangun dengan
Menggabungkan seluruh ras manusia
Yang masih tersisa. Kemudian kami menjadi
Besar.
Lalu munculah kerajaan Matahari.
Yang mulai memusnahkan bumi
Dengan para prajuritnya.
Apa kata perempuan itu.
Sekar spertinya laki-laki ini gila.
Parahkah waktu itu kamu menabraknya.
Iya parah sih... Kata sekar.
Gila tapi dia masih bisa hidup sekar
Meskipun dia gila.
Namanya Pangeran Jambu.
Dimana pedangku kataku
Apa kalian melihatnya...
Sekar dia mencari pedangnya.
Apakah kamu melihat pedang.
Iya ini aq bawa kata sekar.
Kemudian temanya memberikan pedang itu padanya.
Pedang Mimpi buruk.
Dimana aku.
Kata pangeran Jambu.
Kemudian sebuah cahaya keluar dari pedang itu merasukinya dan diperlihatkan kejadian
Pangeran jambu jatuh dari cahaya
Kemudian tertabrak mobil.
Astaga apa yang terjadi denganku...???
Tercenganglah mereka yang ada didalam
Ruangan itu melihat Pangeran Jambu.

Diatas kursi

Di kediaman hati
Aku bersemayam.
Mencoba merangkak
Aku ingin keluar.
Membuktikan cinta terkhir
Yang tersisa untukmu.
Agar engkau tahu
Tiada cinta yang lain.
Kecuali cinta yang datang padamu.
Yang mampu membawaku terbang
Tanpa kedua sayap.
Membuatku mengerti
Bahwa kemewahan dunia
Tidak akan cukup membeli
Tulus cintamu.
Aku merasa nyaman
Aku merasa tenang
Aku bahagia di dekatmu
Tak peduli cinta yang
Menjegal kaki mematahkan langkahku.
Dibawah rintik hujan malam ini
Yang dinginya menyentuh kulit
Merasuki tulang-tulangku.
Membekukan hatiku.
Dengan pelan kuberdiri
Diatas kursi meraih tali
Lalu kuikatkan pada leherku.

CERMIN BAYANG HALUSINASI ILUSI


Mata bertemu dengan mata
Wajah bertemu dengan wajah
Sampai anggota badan.
Itulah dunia dibalik
Bayang cermin.
Lewat cermin
Kita bisa mempelajari
Dunia yang terbalik didalamnya.
Disana ada angan dan harapan.
Disana ada jati diri dan keberadaan.
Menatap wajah yang kosong
Memunculkan ekspresi
Kesedihan dan kegembiraan.
Mungkin watak dan karakter seseorang
Mudah engkau tiru.
Tapi wajahmu bukanlah wajahnya.
Belajarlah menjadi dirimu sendiri
Yang diberikanya secara adil.
Tidak perlu memaksakan kehendak
Untuk begini atau begitu.
Cukup tenangkan dirimu.
Pejamkan sejenak matamu.
Atur setiap hembusan nafas.
Sambil mengucap
La illa ha illaloh....
Mensyukuri setiap pemberian.
Itu lebih baik
Ketimbang mengeluh kesana kemari.
Kembali ke cermin bayang.
Dimana Halusinasi pikiran
Akan menginvestasikan ilusi.
Kita akan ungkap sedikit rahasia
Rahasia yang akan membuat
Seekor kucing tidak akan lagi
Memakan seekor tikus.
Ada 3 ekor kucing berbicara
Di dalam rapat.
Perkumpulan para kucing
Sedang membahas kelaparan
Yang terjadi di desanya.
Kucing pertama berkata.
Aku akan mulai berburu tikus
Dari pagi sampai malam
Untuk mengatasi kelaparan
Di kampung ini.
Lalu kucing keduapun ikut bicara.
Kalau aku akan mencari ikan
Dari pagi sampai malam untuk
Mengatasi kelaparan di daerah kita.
Kemudian kucing ketiga berbicara.
Tidak aku akan berhenti makan daging.
Dan mulai besok dari pagi
Sampai malam aku akan mulai berkebun
Untuk mengatasi kelaparan.
Kucing pertama menyanggah.
Hai kucing ketiga
Mana bisa kita semua
Berhenti makan daging.
Sedangkan kalau berkebun.
Menunggu beberapa bulan.
Saat panen tiba kita semua
Pasti sudah mati.

PAIJO


Orang sibuk berpolitik.
Kenapa...???
Setau saya di politik itu banyak uang.
Mengangkat derajat, martabat dan harga diri.
Semua yang terlibat disana
Menjadi kondang dan terkenal.
Ada teman namanya Paijo.
Paijo tiap hari mondar-mandir
Ke luar negri selfie-selfie liburan.
Hampir semua tempat di dunia ini
pernah dia kunjungi.
Waktu dia di afganistan saja.
Selfienya bawa senjata di upload
Di sosial media.
Di irakpun dia bawa bendera
Berdiri di atas tank perang.
Sambil selfie-selfie.
Wah ini paijo hehehe...
Beberapa bulan kemudian.
Ada bapak-bapak penjual bakso
Keliling tanya sama saya.
Mas... Rumah paijo yang mana.
Saya bilang itu pak dekat taman
Yang rumahnya tinggi dan luas.
Pagernya warna ijo pak.
Trus saya balik tanya.
Bapak tukang bakso kenal ya
Sama mas paijo.
Iya kenal mas. Hehe
Sambil ketawa katanya.
Fikirku wah ini mas paijo
Kondang juga ampe tukang
Bakso aja kenal.
Besok paginya ada suara
Bunyi tembakan.
Dar der dor...
Wah ada apa ini.
Buka pintu rumah spontan kaget.
Rumah paijo udah
Dikepung sama barakuda dan
Pasukan bertopeng hitam
Dibajunya ada tulisan
Densus 88

Kerajaan Srigala dan Seekor Harimau.


Di kebun binatang gembira loka. Berdirilah kerajaan binatang. Kerajaan itu sudah lama
Dipimpin oleh para srigala.
Dibawah kepimimpinan srigala
Para binatang-binatang yang lain.
Seperti burung, gajah, buaya, lumba-lumba.
Mempercayakan kepimimpinan kepada
Raja Srigala.
Dibawah kepimimpinan Raja Srigala.
Kerajaan tidak berjalan mulus.
Banyak kejahatan, perzinahan, bahkan
Sampai pada korupsi yang menyengsarakan
Kehidupan para binatang-binatang yang lain.
Kini tiba waktunya raja Srigala tua turun tahta.
Seekor harimau yang bengis dan tegas
Dengan pengalamanya di kerumunan harimau
Memimpin rakyat harimau dengan bersih, tegas dan tanpa pandang bulu.
Mencoba mencalonkan diri di kerumunan
Srigala. Untuk mendaftar menggantikan raja Srigala.
Spontan para srigala menolaknya.
Beberapa srigala berkata.
Harimau tidak pantas menggantikan kami
Dari jaman nenek moyang srigala
Sudah memimpin kerajaan binatang ini.
Srigala yang lain berkata harimau bukan
Dari suku srigala. Harimau terlalu anarkis.
Keyakinan harimau beda dengan keyakinan srigala. Kita para srigala selalu berkelompok untuk mencari makan. Lihatlah harimau. Cuma sendiri memburu mangsa.
Harimau tidak tepat menggantikan kedudukan raja Srigala.
Kemunculan harimau adalah fenomena.
Dukungan dari binatang yang lain.
Seperti gajah, burung, buaya
Mendapatkan respon yang positif.
Sehingga dengan dukunganya.
Harimau ini tampil mengesankan.
Para srigalapun yang ketakutan mulai
Menyusun rencana.
Berkumpulah lima srigala disuatu tempat.
Srigala pertama berkata.
Apabila raja digantikan harimau ini.
Habislah kita.
Raja kita bukan dari suku harimau.
Sampai dia memimpin kerajaan binatang.
Segala yang dianggapnya salah pasti
Akan masuk penjara.
Iya betul kata srigala yang lain.
Mari kita cari kesalahan-kesalahanya.
Untuk menunjukan kelemahanya agar
Harimau ini tidak mendapat simpati
Dari binatang yang lain.
Cuma dengan cara ini harimau dapat
Citra yang buruk di mata
Binatang-binatang yang lain.
Bagaimana bila rencana ini gagal.
Sampai rencana ini gagal kita akan
Memberontak dan membuat kerajaan
Kita sendiri.
Kemudian mulailah para srigala bekerja dan menyorot harimau dan mulai mencari kesalahan-kesalahanya.
Berkoar-koar dihadapan rakyat binatang-binatang. Mendoktrin mereka. Bahwa harimau bukan dari suku srigala yang terhormat.
Keyakinanya terlalu beda.
Harimau tidak punya rasa gotong royong, tidak
Punya sopan santun dam terlalu urakan.
Terdengarlah berita itu ditelinga harimau.
Harimau mulai panas. Harimau mulai
Mendekati para gajah, buaya, burung dan ikan mencari solusi.
Di rapat harimau dan para binatang yang lain.
Gajah berkata. Apabila sampai pada pemberontakan penghasutanya ini.
Kita tinggal tumpas mereka.

Kamis, 06 Oktober 2016

Al-Habib Zaky Assegaf, KH. Hasan Ashari, Ustd. Pranoto, Gus Rud di Acara Tasyakuran Aqiqah

Bismillah...
Puji dan Syukur kami
Panjatkan kehadiran Alloh.
Akan diadakan Tasyukuran Aqiqah
Atas kelahiran anak kami
Tercinta pada tanggal
20 September 2016
Hari Selasa jam 19:00 WIB
Di kediaman kami
Jl. Tentara Rakyat Mataram.
Badran Jt 1/893 Rt: 40 rw: 09
Jetis, Bumijo. Yogyakarta.

Acara akan dipimpin oleh:
Al-habib Zaky Assegaf
Ceramah dan doa:
KH. Hasan Ashari, ust. Pranoto dan Gus Rud.
Turut mengundang:
* Para kerabat dekat dan saudaraku di Jogja
* Semua Sahabat dan saudaraku di Sosial media.
* Para Spiritualis Wijayakusuma Mataram
Tamansiswa Yogyakarta
* Jamaah Maiyah Cak Nun Yogyakarta.
* Jamaah JIMAT ( Jamaah Ingat Mati)
Al-habib Yogyakarta

Alhamdulillah ya Alloh.
Acara berjalan dengan lancar
Tanpa hambatan sesuatu apapun.
Terima kasih buat Kluarga Besar di Badran
Para Kru dan Panitia yang 
Menyukseskan Acara Semalam.
Bersama:
Al-Habib zaky Assegaf
KH. Hasan Ashari
Ust. Pranoto
Gus Rud
Foto dokumentasi setelah acara.










Al-Habib Zaky Assegaf
Dan Tongkat Tungga Dewi
Tongkat gabungan Tlogosari mati ngurak
Dan Klumpret mati ngurak.
Minat yang sama
Langsung saja ke
Whatsapp/line/bbm/call/sms
* 087841491999
* 082310191999
Pin BB: 5774c0fd
Atau bisa kunjungi stand Galeri kami
Serpihan Serbuk Jiwa
Jupiter Art Yogyakarta di Piramid Square
Jl. Parangtritis km: 5
Yogyakarta.
Tidak jauh dr ringroad Selatan.
Buka setiap hari dari Jam 12-7 malam.
Monnggo pinarak lurr...




SULTAN BULAN ANGGORO

Kudengar Suara memanggil.
Lirih mengusung Sunyi.
Inilah waktuku untuk berjuang.
Mengisi peradaban yang kosong
Di peta Dunia.
Tak perlu dan tak ingin orang mengangkatku
Tak perlu ku disanjung dan dipuja.
Tak perlu payung dan kursi para raja.
Cukup orang mengerti siapa aku.
Mendengar namaku lalu mengikuti.
Kemana Arah perjuanganku.
Ketika aku dibangunkan dan
Mulai membuat perjanjian dengan
Para Malaikat Tuhan.
Aku sudah dipersenjatai
Dengan kearifan dan pengertian
Dengan cinta dan kasih
Dengan kesabaran dan keikhlasan.
Atas dasar dari segala sesuatu
Sebelum jagad raya ini ada.
Dan rumus-rumus bintang.
Mencari yang nampak
Namun tak terlihat.
Disitulah orang mulai memanggilku.
SULTAN BULAN ANGGORO
Pukul 06:50
Jimawal Selasa Pahing
30 Agustus 2016

JESICA, AHOK DAN DIMAS

Banyak kasus terjadi di negri ini.
Dari kasus jesica ke pemilihan Gubernur
Jakarta. Ahok Pak Basuki Cahaya purnama.
Sampai Ke Dimas Kanjeng Taat pribadi.
Tuhan sedang menunjukkan.
Rahasianya pada kita.
Dengan mengangkat pemberitaan mereka
Di media masa.
Dari kasus Jesica dimana praduga tak bersalah berlaku bagi orang
yang mengalami kasus hukum.
Diberondong dengan
dugaan bersalahnya.
Dengan tenangnya hukum dibuat
Kalang kabut.
Andaikan Jesica orang kecil
Yang tidak mampu melawan hukum.
Saya yakin 100%
Dia sudah masuk penjara saat ini.
Kasus ini akan panjang dan akan
Melibatkan banyak orang kelak.
Banyak kambing hitam dikorbankan
Untuk hukum di indonesia.
Apa yang terjadi dengan Negri ini...?
Dan apa yang sedang Tuhan tunjukan
Pada kita..??
Kemudian Munculah pak Ahok dengan etnis dan keyakinanya sedang dipertanyakan.
Dengan kemunculanya
Dan misi-misinya.
Peta politik jakarta perlahan dan pasti
Mulai berubah.
Cara pandang seorang Ahok.
Dengan pemahamanya dan perbedaanya.
Membuat pihak-pihak dibuat
Menganga setiap mulut
Dan otak mereka terputar.
Tuhan sedang memperlihatkan
Sesuatu yang besar.
Ditambah kemunculan Dimas taat pribadi.
Yang mempunyai kemampuan
Yang tidak dimiliki siapapun.
Di dunia ini kecuali indonesia yang
Punya orang unik seperti ini.
Membuat Bank Indonesia kalang kabut.
Pengeluaran mata uang rupiah
Yang beredar melebihi kuota.
Dimas taat pribadi.
Dengan pengikutnya yang
Mati-matian bertahan dan membelanya.
Mengiyakan kebenaran kemampuanya.
Apabila ini benar.
Maka Jokowi dan Yusuf Kalla
Harus menyelamatkanya.
Kemudian mulailah menggandakan
Dollar dan poundsterling.
Untuk kesejahteraan rakyat indonesia.
Cobalah melihat dari sisi yang lain.
Sisi dimana kita melihat bahwa
Disitulah Tuhan menunjukan kebesaranya.

MEMANDANG CINTA

Saat terbangun dari ranjang
Kemudian menoleh disebelahmu
Itulah orang yang sama
Yang engkau pilih untuk
Mengarungi kehidupan.
Suamimu atau istrimu.
Menjauhkan dari fitnah dan zinah.
Jangan paksakan kehendak
Kalau dia memang bukan jodohmu.
Itu tidak akan membuatmu bahagia
Mengarungi kejamnya hidup.
Cinta yang bertepuk sebelah tangan
Akan kau sesali
Bukan sekarang tapi esok pasti.
Engkau akan menyesal
Dan menggerutu dibelakangnya.
Tanpa syukur dan ikhlas
Tentang Apa yang Alloh berikan
Untuk pasanganmu.
Hidup akan banyak tuntutan
Dan membuatmu tidak tenang.
Apabila dia bukan jodohmu
Dan dipaksakan masuk kedalam rusukmu
Goncangan sekeras apapun itu
Yang datang dia pasti akan copot.
Apabila dia jodohmu dipasangkan
Masuk kedalam rusukmu.
Goncangan sekeras apapun itu
Dia pasti tidak akan copot.
Begini seharusnya memandang cinta.
Cinta muncul dari dasar hatimu
Yang paling dalam.
Karena cinta akan membuatmu kuat
Ketika engkau dalam kekurangan
dan kemiskinan.
Dia akan berkata.
Cinta aku disini bersamamu
Menjalani kesengsaraan.
Ketika engaku bersedih kemudian menangis
Dia akan memlekmu
Mengusap tangismu
Mengecup keningmu.
Kemudian berkata.
Jangan keluarkan air matamu
Untuk kesedihan tapi bertahanlah untukku.
Ketika kesalahan yang engkau buat
Untuk mencurangi cinta berpaling
Kekasih yang lain.
Dia akan berkata aku memaafkanmu
Bahagiaku untukmu dan untuknya.

SURAT DARI UDARA UNTUK HATI

Daun-daun bergoyang.
Semilir angin sejukan siang ini
Mataharipun mulai tak nampak.
Tertutup awan.
Ada beberapa hal yang perlu
Dimengerti tentang segala sesuatu
Yang sulit untuk kamu lihat.
Contohnya udara.
Udara hampir sepenuhnya kasat mata.
Tapi kamu menghirupnya
Dan merasakanya ketika udara itu
Menyentuh kulitmu.
Tapi akal manusia menyadarinya.
Bahwa apa yang sepenuhnya aku hirup
Dan aku rasakan ketika
Menyentuh kulitku itulah udara.
Bumi ini masih diseliputi oleh misteri
Kemudian muncul beberapa
Orang pilihan mengungkap misteri.
Tapi kehadiran mereka tidak dianggap.
Ketika jasadnya mati.
Barulah kita semua menyadarinya.
Betapa berharganya mereka yang terpilih.
Dan betapa bodohnya kita terlambat
Untuk menyadarinya.
Pikiran manusia dikendalikan oleh otak.
Otak membutuhkan udara untuk bekerja.
Betapa pentingnya otak kita
Untuk menilai segala sesuatu.
Mengetahui tanda-tanda.
Bahkan untuk menguak misteri.
Kemudian adalah hati.
Itulah perasaan suci yang bersemayam
Dibalik jantungmu.
Dia bisa bicara
Dia bisa menimbang
Dia mempunyai sisi yang lain.
Pikiranmu bisa saja menjadi iblis
Tapi hatimu dengan kerendahan hati.
Akan menunjukan pintu-pintu keluar
Untuk semua keputusan yang akan
Engkau ambil.
Perbendaharaanya sangatlah kuat.
Tenangkanlah dirimu dari semua
Kekuatiran hidup ini.
Buanglah jauh dari pikiranmu.
Alam pikiran begitu luas dan megah.
Ijinkanlah hati untuk mengendalikanya.
Menjauhi sifat iri
Menjauhi sifat jahat
Menjauhi semua laranganya.
Mantapkanlah hatimu dan berbuatlah benar.
Hiruplah udara untuk fikiranmu.
Jauhkan dari keserakahan dan
Hawa nafsu dunia yang tak akan
Pernah habis.

Hujan Itu Berkah

Malam memang terasa dingin apalagi
Malam turun hujan.
Cobalah keluar dari tempatmu
Beranjaklah dan lihatlah langit
Malam ini.
Begitu sejuk udara
Begitu tenang terasa.
Dan gelap.
Hujan mampu menyejukan hati
Membuka ingatan tentang kisah
Yang terlewati.
Membuka pintu bawah sadarmu.
Mengenang masa.
Apakah masa itu indah
Apakah masa itu kelam.
Pastilah terbesit asa dalam gejolak rindu.
Bagi petani pastilah Hujan itu berkah.
Sayuran dan tanaman diladang.
Terairi dengan merata.
Meringankan beban bagi para petani.
Tapi bagi para pedagang yang jualan
Dipinggir-pinggir jalan.
Apa kata mereka....???
Pastilah mereka akan bilang kalau hujan ini
Membuat orang malas keluar rumah
Berefek sepi ke dagangan mereka.
Apapun itu alasanya.
Hujan itu indah
Hujan itu seperti upah ketika kita
Kerja sampai siang dan malam.
Menunjukan tujuanya.
Jadi begitulah semestinya
Hidup itu harus berjalan.
Lakukanlah kebaikan berbuatlah
Yang benar dan jangan berbuat dosa.
Meskipun itu tidaklah mudah.
Bayaran di akhirat menunggumu.

Tenangkanlah fikirmu

Tidak perlu menyalahkan siapapun untuk
Apa yang kita alami dalam hidup.
Meskipun itu sakit, perih, pedih dan harus tertatih sampai berdarah-darah.
Cukup mensyukuri apa yang Tuhan beri.
Menerimanya dengan Sabar dan ikhlas.
Dan tetap bersyukur.
Atas apapun yang sedang terjadi
Dalam kehidupan.
Tuhan sedang mengajakmu berfikir.
Apa yang terbaik buat hidupmu
Tuhan sedang mengolah batin jiwamu
Bagaimana engkau dapat bertahan dalam
Kemelut kehidupan.
Tuhan sedang memanggilmu
Agar engkau dapat menyandarkan bahumu
Padanya sambil berkata.
Tuhan Aku lelah.
Dengan bekal cintamu padanya
Yang meluap-luap seperti air Segara.
Tenangkanlah fikirmu.
Hapus semua pikiran kotor
Yang membayangimu.
Dan berhentilah menghakimi.
Apabila maslah itu
memang terlalu berat buatmu.
Carilah waktu yang tepat dijam malamu.
Ambilah air Wudhu Sholat dan kemudian
Duduk Tafakur.
Bicaralah cukup seperti ini
" Tuhan Semua ini terlalu berat buatku
Aku tidak sanggup menahan beban ini.
Aku kecil dibalik kebesaranmu yang Agung.
Berilah nafas yang longgar agar aku
Bisa sedikit bernafas yang lega untuk menjalani hidup.
Untuk itu kukembalikan beban ini padamu.
Biarlah engkau yang memutuskan Jalan untukku"

Maya

Kucari Maya...
Kukejar sampai belahan bumi yang lain.
Tapi aku tak kunjung menemukanmu.
Maya...
Dengarlah aku.
Lewat getaran angin
yang berhembus malam ini
Ijinkan aku tidur dalam pangkuanmu.
Sebentar saja...
Aku lelah hadapi ini semua tanpamu.
Maya...
Andaikan aku
Mendengar apa katamu.
Semua ini tak akan berat bagiku.
Ketika inginmu
Membagi cinta dengan yang lain.
Disitulah aku merasa cemas
Tidak ada cinta yang tulus.
Mengertilah Maya.
Aku hanya ingin kamu seutuhnya
Dan aku tidak ingin
Membagimu dengan yang lain.
Di hati cukup hanya ada kamu
Dan aku satu-satunya cinta dalam hidup.
Maya...
Kini lihatlah aku.
Hatiku mempertanyakan cinta.
Dan otakku tak lagi bersamaku.
Sadarku buyarkan lamunanku.
Peluh dan isak tangis air mata
Tak sanggup lagi kubendung.
Saat aku memutuskan membunuhmu
Dan pacarmu.
Kepalamu masih tersimpan
Didalam tasku.
Lebih baik aku menjaga kepalamu.
Ketika cinta tak lagi untukku.

Kamis, 25 Agustus 2016

Singa Jawa dari Keraton Yogjakarta

IA SEORANG MUJAHID KETURUNAN RAJA YOGJAKARTA. SELURUH NAFAS KEHIDUPANNYA DIABADIKAN UNTUK KEMERDEKAAN TANAH JAWA, DENGAN BERSENDIKAN AJARAN AGAMA ISLAM.
pangeran-diponegoroTegalrejo 29 Juli 1825. di bawah pimpinan Chevallier pasukan gabungan Belanda dan orang-orang patih Darurejo IV menyerbu laskar-laskar Diponegoro dan Mangkubumi di Tegalrejo, sebuah desa kecil yang terletak di barat laut Keraton Yogjakarta. Dentuman meriam dan bunyi letupan senapan membahana di seluruh penjuru desa.
Menghadapi serangan itu, kedua Pangeran bersama laskarnya segera menyingkir ke tempat yang lebih aman. Mereka menyadari, perang di medan yang amat sempit tidak menguntungkannya. Pangeran Diponegoro akhirnya memilih tempat yang lebih strategis untuk basis peperangannya di bukit Selangor, sebuah tempat yang dikelilingi lembah , benteng-benteng alam dan Gua, yang biasa dipergunakan bertapa. Tempat itu terletak 10 Km di sebelah barat daya kota Yogjakarta. Sedangkan keluarganya diungsikan ke desa Dekso.
Di lain pihak, Chevallier terus melancarkan serangan dahsyat dengan mengerahkan seluruh pasukan dan persenjataan yang dimiliki. Alhasil, Chavalier dalam waktu singkat mampu menguasai Tegalrejo. Sayangnya, Tegalrejo telah kosong melompong. Bakar…. Bakar saja rumah Diponegoro sampai habis! Seru Chavalier di tengah kemarahan dan kedongkolan hatinya karena buruannya telah kabur.
Tanpa membuang waktu lagi, tentara gabungan itu membakar rumah Diponegoro dan puluhan rumah lain di sisi kanan kirinya. Dari kejauhan, di balik bukit terjal, di atas Kuda Getayu, Pangeran Diponegoro bersama Pangeran Mangkubumi beserta seluruh anggota laskarnya menyaksikan dengan sedih pembumihangusan puluhan rumah tersebut.
Sebaliknya berita penyerangan Belanda ke Tegalrejo cepat menjalar ke seluruh pelosok Yogjakarta dan Surakarta. Sebagian besar rakyat tanpa dikomando berduyun-duyun datang ke Selangor lengkap dengan persenjataannya. Dari Surakarta, datang ulama Bayat, dan laskar-laskar yang di komandoi oleh Kyai Mojo dan Tumenggung Prawirodigdoyo. Dari kesultanan Yogjakarta, tidak kurang 74 bangsawan akhirnya menggabungkan diri dengan pasukan Diponegoro di Selangor. Diantara kerumunan Bangsawan itu, terdapat Sentot Prawirodirjo, seorang Senopati muda yang belum berusia 18 tahun, putra Raden Ronggo Prawirodirjo III. Seperti halnya sang ayah, Sentot kemudian tampil sebagai pejuang besar yang sangat di takuti pihak Belanda.
PROPAGANDA PERANG MELAWAN BANGSA KAFIR SEGARA DILAKUKAN DI MANA-MANA, DI YOGJAKARTA, JAYANEGARA SEGERA MEMBUAT SURAT EDARAN UNTUK SELURUH RAKYAT MATARAM. ISINYA MENGAJAK BERJUANG BERSAMA PANGERAN DIPONEGORO DAN PANGERAN MANGKUBUMI MENGUSIR KAUM PENJAJAH KAFIR BELANDA. DI WILAYAH LUAR YOGJAKARTA, SEPERTI KEDU, BANYUMAS DAN SEKITARNYA, AJAKAN JIHAD FI SABILILLAH DI SAMPAIKAN OLEH KYAI KASAN BESARI YANG DISAMBUT RAKYAT DENGAN GEGAP GEMPITA.
Sesuai dengan saran Sinuhun Paku Buwono VI, laskar-laskar Diponegoro menggunakan taktik dan strategi perang “Dhedhemitan” alias “Gebag ancat nrabas geblas”. Menyerbu secara tiba-tiba dan kemudian dengan cepat menghilang dibalik hutan-hutan, Gua, Bukit, atau kegelapan malam.
Rupanya taktik dan perang anggota laskar Diponegoro sangat menakutkan pihak Belanda. Tidak mengherankan, bila pada tahun-tahun pertama pihak Belanda kewalahan dan banyak mengalami kekalahan.
Kemenangan pertama Pangeran Diponegoro dan laskarnya didapat di desa Pisangan, perbatasan Muntilan dan Yogjakarta. Laskar Diponegoro yang dipimpin oleh Mulyo Santiko dengan gagah berani mencegah iring-iringan pasukan Belanda yang berjumlah sekitar 120 orang yang berusaha masuk ke Yogjakarta. Mereka berhasil menghancurkan seluruh pasukan Belanda itu. Uang sebesar 50.000 gulden dapat dirampas berikut alat-alat perangnya. Kemenangan pertama ini segera di ikuti oleh kemenangan-kemenangan berikutnya. Pada 6 Agustus 1825, pasukan Diponegoro yang dipimpin para panglimanya yang gagah berani berhasil menghancurkan markas Belanda di Pacitan, menyusul kemudian Purwodadi.
Kemenangan demi kemenangan tentu saja dapat mengobarkan semangat rakyat untuk bersama-sama bangkit melawan Kafir Belanda. Perangpun makin meluas, dinatarnya sampai ke Banyumas, Pekalongan, Semarang, Rembang dan Madiun.
Kekalahan beruntun yang dialami Belanda, memaksa Gubernur Jenderal Hindia Belanda segera mengirim Letnan Jenderal Markus De Kock ke Jawa Tengah sebagai panglima angkatan perang Belanda. Jenderal De Kock mendapat kekuasaan untuk menjalankan segala tindakan dalam menangani peperangan.
Jenderal De Kock dengan licik segera menybarkan politik pecah belah, dan mengadu domba. Ia segera menemui dan memaksa Sunan Pukubuwono VI, dan Mangkunegoro II, dan Paku Alam I agar bersedia membantu Belanda. Ia juga mengerahkan bantuan pasukan pribumi itu untuk menggempur markas pasukan Diponegoro di Selarong. Namun, beruntung gerakan pasukan gabungan ini sudah dapat di ketahui oleh mata-mata Pangeran Diponegoro. Semua laskar dan pimpinnanya segera bersembunyi. Akibatnya, ketika pasukan Belanda menguasai Selarong pada malam hari, mereka hanya menemukan bukit dan Gua yang sudah kosong. Pasukan Belanda pun mundur dan kembali pulang dengan tangan hampa.
Tidak beberapa lama tentara Belanda pulang, malam itu juga Pangeran Diponegoro segera mengadakan pertemuan dengan para Senopatinya. Mereka membahas untuk segera memindahkan markasnya di Selarong. Semua sepakat. Desa Deksa yang jaraknya sekitar 23 Km dari Yogjakarta dijadikan markas baru.
Pertempuran kembali berkobar diseluruh Mataram. Hasilnya pada Januari 1826 Pangeran Diponegoro berhasil merebut dan menguasai daerah Imogiri dan Pleret, di susul daerah Lengkong, Kasuran dan Delangu.
Bagi pihak Belanda, kekalahan beruntun itu justru membuat Jenderal De Kock makin nekad. Ia mengajukan permohonan kepada pemerintah pusat Belanda untuk menambah anggaran perang. Anggaran itu rencananya untuk membuat benteng Stelsel. Tujuannya untuk mempersempit ruang gerak Pasukan Diponegoro di daearh-daerah yang di kuasai Belanda. Pelaksanaan benteng Stelsel juga dimaksudkan untuk mengadakan tekanan kepada Pangeran Diponegoro agar bersedia menghentikan peperangan.
Di wilayah Mataram kemudian muncul benteng-benteng Belanda yang kukuh, seperti di Bantul, Paluwatu, Pasargede, Jatinom, dan Delangu. Tidak kurang dari 165 buah benteng telah di dirikan Belanda untuk mempersempit ruang gerak pasukan Pangeran Diponegoro. Tekanan dari Belanda ini masih ditambah dengan adanya Bupati-bupati daerah yang memihak kepada Belanda, sehingga sangat menyulitkan komunikasi laskar Diponegoro antar daerah. Akibatnya, perlawanan itu menjadi mudah dipatahkan oleh pasukan Belanda. Pasukan Bulkiyo mulai menghadapi masa-masa sulit.
Di tengah kesulitan itu, Pangeran Diponegoro mengumpulkan para sesepuh dan Senopati membahas perkembangan dan situasi di medan perang. Pertemuan itu dilakukan di pesanggrahan Bagelan. Hasilnya mereka tetap melanjutkan perjuangan sampai kemerdekaan bumi tanah Jawa tercapai. Akibatnya, tidak sedikit laskar Pengeran Diponegoro yang gugur. Pangeran Kusumowijoyo yang mengobarkan pertempuran di Keraton Surakarta, akhirnya gugur di Lembah Kali Serang. Ia kemudian dikenal dengan nama Pangeran Serang, dan istrinya Raden Ajeng Kusriyah juga gugur di Dekso, Kulon Progo. Tidak berapa lama kemudian, gugur pula Tumenggung Prawirodigdoyo dari Gagatan. Ia gugur di medan tempur Klengkong saat memimpin 100 prajuritnya melawan tentara Belanda yang jumlahnya berlipat-lipat dengan dukungan meriam dan senjata laras panjang.
Belum lagi hilang rasa duka, kabar yang mengejutkan menyusul, Gusti Pangeran Notodiningrat bersama istri dan ibundanya dan tidak kurang dari 200 pengikutnya menyerah kepada Belanda di Yogjakarta. Dengan keberhasilan Belanda mempengaruhi Pangeran Notodiningrat Jenderal De Kock semakin gila mendekati pemimpin-pemimpin laskar Pangeran Diponegoro. Ia menjanjikan kedudukan dan hadiah-hadiah berlimpah bila mau menyerah dan mendukung Belanda. Satu bulan kemudian, Belanda kembali berhasil membujuk salah seorang panglima laskar Diponegoro, yaitu Pangeran Arya Papak dan Tumenggung Ario Sosrodilogo.
Kiai Mojo yang menjadi tulang punggung kekuatan pasukan perang Pangeran Diponegoro, akhirnya juga menyerah kepada pasukan Belanda. Menyerahnya Kiai Mojo merupakan pukulan berat bagi Pangeran Diponegoro dan laskar-laskarnya. Tetapi Pangeran Diponegoro bertekad untuk tidak menyerah dan tetap mengobarkan perlawanan.
Pada 20 Desember 1828, Laskar Pangeran Diponegoro segera melancarkan serangan dahsyat terhadap markas Belanda di Nanggulan. Dalam pertempuran itu Kapten Van Inge tewas, sedang dari pihak pasukan Diponegoro keilangan Senopatinya yang gagah berani, Pangeran Prangwedono.
Berita hancurnya benteng Nanggulan, membuat jenderal De Kock semakin ketakutan, sebab ia selalu melihat sosok Senopati Sentot sebagai momok yang sangat berbahaya. Karena jenderal De Kock terus berupaya membujuk Sentot dengan berbagai cara agar mau menyerah. Tapi, Senopati muda itu tetap menolaknya. Belum berhasil membujuk Sentot, ia berhasil memperalat dan menekan Pangeran Ario Prawirodiningrat, Bupati Madiun, untuk menyerah. Sebabnya, jika tidak mau menyerah taruhannya adalah nyawa sepupunya.
Setelah Pangeran Ario Prawirodiningrat menyerah, menyusul Sentot Prawirodirjo dan Pangeran Mangkubumi. Menyerahnya dua Pangeran yang gagah berani ini membuat Pangeran Diponegoro kembali terpukul telak dan membawa beban moral, tidak hanya dalam dirinya, tetapi juga kepada seluruh prajurit Bulkiyo. Belum lagi batin Pangeran Diponegoro sembuh di akhir tahun 1829, satu persatu Senopati daerah menyusul jejak Senopati Sentot dan Pangeran Mangkubumi, antara lain, Pangeran Ario Suriokusumo, Kerto Pengalasan, pahlawan medan tempur Pleret, dan Pangeran Joyosudirjo
Rupanyan Pangeran Diponegoro tak bergeming, meski hatinya tertekan, ia tetap melanjutkan perjuangannya dan tetap menaruh kepercayaan atas kesetiaan rakyat Bagelan, Banyumas, dan Kedu. Usaha Jenderal De Kock untuk mempercepat peperangan rupanya tidak berhasil. Meski jauh sebelumnya Jenderal ini sudah menjanjikan 20.000 ringgit kepada siapa saja yang sanggup menagkap hidup atau mati Pangeran Diponegoro. Segenap rakyat dan laskar-laskar Pangeran Diponegoro tidak mau mengkhianati pemimpin yang agung ini.
Tapi, Jenderal De Kock tidak putus asa, melalui Kolonel Cleerrens, akhirnya bisa membujuk putra Pangeran Diponegoro, yaitu Pangeran Dipokusumu, untuk menyerah. Penyerahan putra kesayangannya itu benar-benar membuat Pangeran Diponegoro terluka. Maka pada bulan Februari 1830, ketika Kolonel Cleerens menawarkan jalan perundingan, terpaksa Pangeran Diponegoro menerimanya dengan berat hati. Dua musuh bebuyutan inipun bertemu di Remo Kamal, Bagelan, Purworejo, pada tanggal 16 Februari 1830. Cleerens kemudian mengusulkan agar kanjeng Pangeran dan pengikutnya berdiam dulu di kaki bukit Menoreh sambil menunggu kedatangan Letnan Gubernur Jenderal markus De Kock dari Batavia.
Dengan janji tidak dikhianati, Pangeran Diponegoro bersedia mengadakan perundingan. Pada bulan Maret 1830, ia dengan pasukannya tiba di tempat perundingan, dirumah Residen Magelang. Bersama Kolonel Cleerens, Pangeran Diponegoro menuju ruang kerja Jenderal De Kock. Beberapa putra Diponegoro dan perwira Belanda ikut menyaksikan jalannya perundingan tingkat tinggi tersebut.
Sekitar dua jam sudah perundingan berlangsung, tapi belum membuahkan hasil. Berkali-kali Jenderal De Kock mencoba membujuk agara Pangeran Diponegoro mengurangi tuntutannya. Tapi Pangeran Diponegoro tetap teguh pada pendiriannya. Mendirikan sebuah Negara merdeka yang bersendikan agama Islam. Sesuai dengan kesepakatan sebelumnya, apabila perundingan menemui jalan buntu, Pangeran Diponegoro boleh meninggalkan ruangan itu dengan bebas. Tapi kenyataannya, Jenderal De Kock curang, “Tangkap tangkap Diponegoro dan semua pengikutnya”, teriak De Kock kepada pasukannya sambil menodongkan pistol kearah Pangeran Diponegoro. Sejurus kemudian, Pangeran Diponegoro beserta para pengikutnya ditangkap dan dijebloskan dalam sebuah penjara yang amat pengap.