Pohon ini asalnya dari India, banyak ditanam dihalaman atau kebun
dibawah 1300 m diatas permukaan laut didaerah Jawa dan Bali, bisa
mencapai tinggi 20 m dengan diameter 50 cm. Yang dianggap bertuah
umumnya terdapat di makam-makam tokoh sejarah, misal Raja, Ulama seperti
di Imogiri, Kotagede, Kudus dan Gunung Muria. Daun yang muda berwarna
merah, duduk berhadapan, bunga besar dengan 4 helai daun mahkota yang
berwarna putih, berbau wangi. Sedang buahnya berkulit keras disebut
Gandhek berisi 1 – 4 biji. Mulai akar, daun, bunga sampai kulit dan kayu
dimanfaatkan untuk obat dan azimat penangkal bahaya.
Kuncup
bunga yang masih tertutup disebut sari kurung atau cangkok kurung.
Sedang kuncup bunga yang telah terbuka disebut sari mekar atau cangkok
mekar. Benang sarinya harum, dinamakan podhisari atau sari naga / sari
cangkok. Bunga yang telah diambil benang sarinya ditumbuk halus menjadi
obat-obatan disebut sari cangkok. Semua ini menjadi bahan campuran
pelbagai obat racikan.
Biji Nagasari juga banyak dimanfaatkan
untuk obat luar, caranya biji ditumbuk halus setelah dihilangkan kulit
kerasnya, kemudian ditaruh dalam minyak kelapa atau wijen (sesam oil)
dan dipanasi. Minyak ini sangat baik untuk luka infeksi, eksim menahun,
bengkak bahkan bisul dan segala macam penyakit kulit. Untuk pengobatan
sebaiknya dalam keadaan hangat larutan nogosari dalam minyak itu
dioleskan pada bagian yang sakit.
Biji Nagasari juga dapat
digunakan untuk pengobatan infeksi dalam. Caranya, ambil 3 –5 nogosari,
pecah dan tumbuk lalu taruh dalam gelas berikut kulitnya lalu seduh
dengan air setengah panas (air termos), diamkan sekitar 5 menit dan
setelah dingin diminumkan pada si sakit. Isinya jangan dibuang tetapi
isi dengan air panas lagi dan lima jam kemudian diminumkan lagi kemudian
ditambah air panas lagi dan minumkan 5 jam kemudian. Air nogosari ini
sangat baik untuk mengobati haid yang selalu sakit, pendarahan lambung
dan keputihan. Menurut pengalaman banyak orang, segala penyakit yang
mempunyai efek panas badan dapat disembuhkan dengan nogosari, baik
dengan seduhan dalam air mulai dari biji, serpihan kayu, daun, bunga
atau kulit kayunya. Kulit kayu Nogosari berwarna coklat, jika sudah tua
menjadi coklat kehitaman atau coklat dengan serat serat hitam. Kayu yang
dianggap mempunyai daya gaib istimewa terutama yang dari makam leluhur.
Untuk mendapatkannya dianjurkan puasa mutih (hanya makan nasi dan minum
air putih) selama beberapa hari. Sebelum memotong kayu, seyogyanya
melakukan sesaji selamatan menurut petunjuk penjaga makam.
Kayu
Nogosari termasuk keras dan ulet, sebaiknya setelah dipotong jangan
dijemur, tetapi setelah agak kering buatlah barang yang diinginkan,
misal tongkat, pipa, stick dan sebagainya.
Kayu ini sangat
berbahaya jika untuk memukul. Secara spiritual kayu ini bersipat
mengembalikan daya yang dilontarkan kepada pemakai. Diyakini kayu ini
merupakan kayu yang paling unggul diantara kayu bertuah lainnya. Tuahnya
: keselamatan, kewibawaan, pengobatan, perlindungan terhadap orang
jahat/jin jahat, binatang berbisa, anti tenung dan black magic. Pemakai
kayu ini diharapkan berlaku jujur dan suci, jika tidak maka tindakan
negatif nya akan berbalik memukul diri sendiri. Kayu Nagasari mudah
dikenal karena jika ujungnya dibakar tidak menyala dan jika direndam air
sekitar 10 menit maka permukaannya akan keluar bulu-bulu halus.
Pantangan
: Kayu ini jangan sekali-kali dilangkahi wanita atau pria dan
seyogyanya kayu ini jangan dilekati benda logam(emas, kuningan, perak)
atau gading. Biarkan seperti adanya. Kayu yang tua sangat bagus untuk
dibuat mata cincin, khasiatnya sama dengan membawa kayu Nagasari dalam
ukuran besar.
- NOGOSARI BAGELEN
KAMPAK BATU
Kolaborasi yang unik antara:
1. Batu nevrite green Papua
Dan...
2. Nogosari Kotagede...
Minat langsung saja ke
Whatasapp/call/sms
* 087841491999
* 082310191999
Whatsapp active: 087841491999
Mail: serpihanserbukjiwa@gmail.com
Yang lagi dijogja liburan bersama keluarga
Jangan lupa singgah lurr
Di galeri kami lokasi Piramid
Jl. Parangtritis km: 5
Yogyakarta.
Monggo pinarak
Gelang dan tasbih
CHAKRA BISWARA.
gabungan antara 9 kayu langka
Rakitan dr Kyai Bayu Tebu Ireng.
Sangat siap untuk pengobatan
Menolong sesama.
Dijamin panas buat orang kerasukan.
Dari kayu:
1. Chakra Geni merapi
2. Stigi pantai selatan (drini)
3. Tesek pusaka merapi
4. Sungu menjangan
5. Galih klumpret mati ngurak
6. Songgo langit
7. Galih ringin sepuh kota gede
8. Nogosari makam raja2 imogiri
9. Galih kelor emas.
Minat langsung saja ke
Whatasapp/call/sms
* 087841491999
* 082310191999
Whatsapp active: 087841491999
Mail: serpihanserbukjiwa@gmail.com
Yang lagi dijogja liburan bersama keluarga
Jangan lupa singgah lurr
Di galeri kami lokasi Piramid
Jl. Parangtritis km: 5
Yogyakarta.
Monggo pinarak
Tongkat NUR KENCONO AQNI
Gabungan Antara:
1. Drini Batu pantai Selatan
2. Nogosari Makam raja2 Kotagede
3. Tesek Wulung Merapi
Panjang 1m++
Minat langsung saja ke
Whatasapp/call/sms
* 087841491999
* 082310191999
Whatsapp active: 087841491999
Mail: serpihanserbukjiwa@gmail.com
Yang lagi dijogja liburan bersama keluarga
Jangan lupa singgah lurr
Di galeri kami lokasi Piramid
Jl. Parangtritis km: 5
Yogyakarta.
Monggo pinarak
Tasbih Gabungan Nurwedi.
Dari 3 bahan Kayu Langka.
1. Nogosari origin Bagelen
2. Tesek Origin Merapi
3. Bidara Madinnah Origin Imogiri
Minat langsung saja ke
Whatasapp/call/sms
* 087841491999
* 082310191999
Whatsapp active: 087841491999
Mail: serpihanserbukjiwa@gmail.com
Yang lagi dijogja liburan bersama keluarga
Jangan lupa singgah lurr
Di galeri kami lokasi Piramid
Jl. Parangtritis km: 5
Yogyakarta.
Monggo pinarak
TASBIH KALLA CHAKRA
Tasbih dan Gelang Gabungan
- Chakra Geni Merapi
- Bidara Madinnah Imogiri
- Nogosari Bagelen.
Rasakan tuah alam dari gabungan Tasbih Kalla Chakra ini. Yang sangat siap untuk dunia Supra anda.
Dan ada juga liontin
Bandul motif taring dr kayu
Chakra Geni
Dan untuk setiap produk kami meskipun jelek kita buat secara natural. Kita cemplong langsung kita pajang. Tanpa pemakaian clear kayu, pelumas kayu, cat kayu, semir kayu, gosok-gosok kayu dan lain-lain. Tampil sangat apa adanya. Tanpa treatment apapun. Itulah tuah sangat terjaga.
Minat langsung saja ke
Whatasapp/call/sms
* 087841491999
* 082310191999
Whatsapp active: 087841491999
Mail: serpihanserbukjiwa@gmail.com
Yang lagi dijogja liburan bersama keluarga
Jangan lupa singgah lurr
Di galeri kami lokasi Piramid
Jl. Parangtritis km: 5
Yogyakarta.
Monggo pinarak
ADA
kepercayaan dalam masyarakat Jawa, beberapa jenis kayu tertentu
memiliki kekuatan magis. Antara lain karena tumbuh di tanah keramat.
Karena derajat tuahnya, kadangkala memerlukan ritual khusus untuk
mengambil. Motif serat kayu dan bentuknya diyakni sering memiliki
kekuatan gaib. Pelet Kendhit, misalnya, warangka keris dari kayu Timaha
ini dipercaya memiliki daya mengikat tamu dalam hajad agar tak segera
pulang.
Kepercayaan ini juga terdapat pada suku bangsa lain. Memang ada
beberapa jenis kayu secara tradisional dianggap bertuah. Pohon asal
India ini mudah tumbuh di bawah 1300 meter dpl (di atas permukaan laut).
Banyak terdapat di Jawa dan Bali. Tinggi bisa mencapai 20 mater dengan
diameter batang 50 cm. Bisa didapat di makam raja-raja di Imogiri,
Kotagede, Kudus dan Gunung Muria. Daun mudanya berwarna merah duduk
berhadapan. Berbunga besar dengan 4 helai daun mahkota berwarna putih,
beraroma wangi. Buahnya berkulit keras, disebut gandhek berisi 1 hingga 4
biji. Mulai akar, daun, bunga dan kulit, bisa dimanfaatkan sebagi obat.
Biji nagasari bisa untuk obat luar. Setelah dikupas, biji ditumbuk
halus, kemudian dicampur minyak kelapa atau wijen yang dipanasi. Oleskan
pada luka, bengkak atau eksim menahun. Biji nagasari juga bisa dipakai
menyembuhkan luka dalam. Caranya, ambil 3-5 nagasari, pecah dan tumbuk
lalu taruh dalam gelas berikut kulitnya, seduh dengan air matang.
Diamkan sekitar 5 menit, setelah dingin bisa diminum. Ampasnya jangan
dibuang, sebab bisa diseduh lagi setelah 5 jam. Air ini bisa mengobati
haid, pendarahan lambung dan keputihan.
Dari pengalaman banyak orang, segala penyakit yang mempunyai efek
panas badan dapat disembuhkan dengan nogosari, baik dengan seduhan dalam
air mulai dari biji, serpihan kayu, daun, bunga atau kulit kayunya.
Kulit kayu nagasari menjadi coklat kehitaman atau berserat hitam. Untuk
mendapatkan dianjurkan puasa mutih (hanya makan nasi dan minum air
putih) selama beberapa hari. Sebelum memotong kayu, seyogyanya melakukan
sesaji menurut petunjuk jurukunci.
Kayu nogosari keras dan ulet, Kalau akan dibentuk dan diukir, kayu
nogosari jangan dijemur setelah dipotong. Tapi langsung ditatah atau
diserut setelah kering. Kayu ini berbahaya dijadikan alat pemukul.
Kekuatan pukulan bisa membalik mengenai pemakainya. Tuah kayu ini
dinilai memiliki beberapa daya magis. Misal untuk keselamatan,
kewibawaan, pengobatan, perlindungan terhadap orang jahat (jin jahat),
binatang berbisa, anti tenung dan black magic. Pemakai kayu ini
diharapkan berlaku jujur dan suci, jika tidak maka tindakan negatifnya
akan berbalik memukul diri sendiri. (mol)
Kayu Nagasari mudah dikenal karena jika ujungnya dibakar tidak
menyala dan jika direndam sekitar 10 menit maka permukaannya akan keluar
bulu-bulu halus.
Kayu ini jangan sekali-kali dilangkahi wanita. Juga jangan dilekati
benda logam (emas, kuningan, perak) atau gading. Biarkan seperti adanya.
Kayu yang tua sangat bagus untuk dibuat mata cincin, khasiatnya sama
dengan membawa kayu Nagasari dalam ukuran besar.
- See more at: http://www.indospiritual.com/artikel_mengenal-tuah-kayu-nagasari.html#sthash.LYkDe
ADA
kepercayaan dalam masyarakat Jawa, beberapa jenis kayu tertentu
memiliki kekuatan magis. Antara lain karena tumbuh di tanah keramat.
Karena derajat tuahnya, kadangkala memerlukan ritual khusus untuk
mengambil. Motif serat kayu dan bentuknya diyakni sering memiliki
kekuatan gaib. Pelet Kendhit, misalnya, warangka keris dari kayu Timaha
ini dipercaya memiliki daya mengikat tamu dalam hajad agar tak segera
pulang.
Kepercayaan ini juga terdapat pada suku bangsa lain. Memang ada
beberapa jenis kayu secara tradisional dianggap bertuah. Pohon asal
India ini mudah tumbuh di bawah 1300 meter dpl (di atas permukaan laut).
Banyak terdapat di Jawa dan Bali. Tinggi bisa mencapai 20 mater dengan
diameter batang 50 cm. Bisa didapat di makam raja-raja di Imogiri,
Kotagede, Kudus dan Gunung Muria. Daun mudanya berwarna merah duduk
berhadapan. Berbunga besar dengan 4 helai daun mahkota berwarna putih,
beraroma wangi. Buahnya berkulit keras, disebut gandhek berisi 1 hingga 4
biji. Mulai akar, daun, bunga dan kulit, bisa dimanfaatkan sebagi obat.
Biji nagasari bisa untuk obat luar. Setelah dikupas, biji ditumbuk
halus, kemudian dicampur minyak kelapa atau wijen yang dipanasi. Oleskan
pada luka, bengkak atau eksim menahun. Biji nagasari juga bisa dipakai
menyembuhkan luka dalam. Caranya, ambil 3-5 nagasari, pecah dan tumbuk
lalu taruh dalam gelas berikut kulitnya, seduh dengan air matang.
Diamkan sekitar 5 menit, setelah dingin bisa diminum. Ampasnya jangan
dibuang, sebab bisa diseduh lagi setelah 5 jam. Air ini bisa mengobati
haid, pendarahan lambung dan keputihan.
Dari pengalaman banyak orang, segala penyakit yang mempunyai efek
panas badan dapat disembuhkan dengan nogosari, baik dengan seduhan dalam
air mulai dari biji, serpihan kayu, daun, bunga atau kulit kayunya.
Kulit kayu nagasari menjadi coklat kehitaman atau berserat hitam. Untuk
mendapatkan dianjurkan puasa mutih (hanya makan nasi dan minum air
putih) selama beberapa hari. Sebelum memotong kayu, seyogyanya melakukan
sesaji menurut petunjuk jurukunci.
Kayu nogosari keras dan ulet, Kalau akan dibentuk dan diukir, kayu
nogosari jangan dijemur setelah dipotong. Tapi langsung ditatah atau
diserut setelah kering. Kayu ini berbahaya dijadikan alat pemukul.
Kekuatan pukulan bisa membalik mengenai pemakainya. Tuah kayu ini
dinilai memiliki beberapa daya magis. Misal untuk keselamatan,
kewibawaan, pengobatan, perlindungan terhadap orang jahat (jin jahat),
binatang berbisa, anti tenung dan black magic. Pemakai kayu ini
diharapkan berlaku jujur dan suci, jika tidak maka tindakan negatifnya
akan berbalik memukul diri sendiri. (mol)
Kayu Nagasari mudah dikenal karena jika ujungnya dibakar tidak
menyala dan jika direndam sekitar 10 menit maka permukaannya akan keluar
bulu-bulu halus.
Kayu ini jangan sekali-kali dilangkahi wanita. Juga jangan dilekati
benda logam (emas, kuningan, perak) atau gading. Biarkan seperti adanya.
Kayu yang tua sangat bagus untuk dibuat mata cincin, khasiatnya sama
dengan membawa kayu Nagasari dalam ukuran besar.
- See more at: http://www.indospiritual.com/artikel_mengenal-tuah-kayu-nagasari.html#sthash.LYkDeeuy.dpuf