Sabtu, 28 November 2015

ENGKAULAH BELAHAN JIWA

Waktu berhenti bergerak
Angin hening
Diam lelah menatapmu.
Malam itu
saat hujan turun
Kupacu kudaku
menembus kegelapan malam
untuk bertemu denganmu disana.
Ketika engkau berhasil keluar
dari jerat cinta sang Raja.
Didepan cermin bayang
Aku menatapmu
Seperti orang bodoh.
Andaikan jarak dan waktu
Dapat aku tarik keluar dari
lorong dimensi.
Saat ini juga aku ingin
engkau ada disini.
Menemaniku dalam kesederhanaan
Lewati hari-hari
Habiskan...
bersama denganmu.
Engkaulah belahan jiwa
Yang memberi makna cinta
ketika aku
Tidak lagi
mempercayai cinta.
Membuatku bangkit
dan percaya
aku sanggup lewati ini.
Engkaulah kunci
Ketika ratusan gembok kupasang
Agar tiada lagi cinta lain
yang datang kecuali cinta darimu.
Yang membuatku bebas
dari beban kesabaran yang
Harus ditanggung
untuk kesetiaan.