Selasa, 21 April 2015

Jantung Para Malaikat

Malam ini
dibawah rintikan air hujan.
Aku berdoa untukmu.
Agar Tuhan selalu menjagamu
Memberi cinta yang indah
bahagia jalani hari-harimu.
Karena aku tak akan bisa lagi
Ada untukmu.
Biarlah waktu menyimpan
semua kenangan indah
diantara kita.
Aku tak bisa
Menahan rasa yang bukan rasaku.
Mepertahankan cinta
yang bukan cintaku.
Memberi kasih
yang bukan kasihku.
Aku tersungkur dan
mulai menangis.
Kuangkat kedua tanganku
sambil menatapmu.
Tuhan...
Engkau benar.
Tempatku bukan di sini.
Bawalah aku kembali
Di jantung para Malaikat.