Senin, 04 Mei 2015

KAYU JAMUS KHALIMASADHA MERAPI

Kayu Jamus Kalimosodo merapi yang mati ngurak ini. Membuat tegang otak para master kayu.
Pasalnya tempat dari tumbuhnya sampai mati ngurak di lereng merapi sangat sensasional dan fenomenal. Jangan ditanya Tuah alamnya yang pasti yang ini jauh lebih langka dan beda dengan Kalimosodo yang pernah ada.

Jamus Kalimasadha
Begitulah masyarakat sekitar menamakan pohon mati ngurak ini. Menurut cerita turun-temurun, pohon ini berasal dari tongkat Sunan Kalijaga saat sedang membuat sungai. Di dekat sang Jamus juga terdapat sendang Tutup yg dibuat oleh Sunan Kalijaga dan dirawat oleh Syekh Jumadil Kubro yg kebetulan masih dimakamkan satu daerah.
Pohon Jamus Kalimasadha sudah lama mati dan diterjang lahar. Kini hanya menyisakan bagian tengah yg tidak habis terbakar. Menurut pendapat pribadi, serat yg dimiliki dari kayu ini mirip dengan serat kayu Kalimasadha hanya saja memiliki warna yg berbeda. Jika Kalimasadha pada umumnya berwarna abu-abu kehitaman, maka Jamus Kalimasadha ini berwarna abu-abu keemasan.



Minat mata cincin, tasbih, ghelang, tongkat komandodan lain2
Whatsapp/bbm
* 087841491999
pin BB: 5774C0FD



Akar dari Kayu Jamus Khalimasadha mati ngurak merapi. Konon kayu ini adalah dari tongkat Sang Sunan Kalijaga saat bertemu Syech Jumadil Kubro.
Minat whatsapp/inbox/bbm
* 087841491999
Pin BB: 5774C0FD







Dan untuk setiap produk kami meskipun jelek kita buat secara natural. Kita cemplong langsung kita pajang. Tanpa pemakaian clear kayu, pelumas kayu, cat kayu, semir kayu, gosok-gosok kayu dan lain-lain. Tampil sangat apa adanya. Tanpa treatment apapun. Itulah tuah sangat terjaga.

Minat langsung mata cincin, gelang dan tasbih
langsung saja saja ke
Whatsapp/call/sms/line
* 087841491999
* 082310191999
Pin BB: 5774c0fd
Atau bisa kunjungi stand galeri kami
 di Piramid
Jl. Parangtritis km: 5
Yogyakarta.